“indonesia negara miskin tapi masyarakat boros”
kalimat ini dirasa sangat pas atau cocok untuk kondisi negara indonesia yang masyarakatnya begitu mengagungkan bantuan setiap saat’ bahkan meminta belas bantuan dengan kata sengsra sungguh sangat ironi bila dilihat pola konsuntif masyarakat saat ini begitu besar pengeluaran tampa batas.
bayangkan dalam waktu seminggu saya secara pribadi melakukan surfe terhadap 3 (tiga ) buah mall yang lumayan besar di sumatera selatan. rata-rata pengeluaran setiap kepala rumah tangga dalam seminggu yang melakukan transaksi keperluan rumah tangga dan keperluan skunder yang tidak terlalu mendesak mencapai Rp.1000.000- bayangkan dalam 1 bulan mereka bisa mengeluarkan uang sebagai dana rumah tangga sebesar Rp.4000.000- lebih sungguh ironis toch”"
sehingga bila disimpulkan bahwa masyarakat indonesia masih terlalu mudah termakan issu terhadap kehidupan perpolitikan yang sedang berkembang dan pola hidup yang belum bisa dikatakan teratur.