November 2008


generasi muda yang tangguh dan berjiwa nasional serta yang berketaqwaan yang tinggi merupakan istilah yang selama ini menjadi ikon yang bisa membangun moral bangsa”

sepenggal kalimat tersebut merupakan kalimat yang mujarab bagi bangsa yang sakit dan bangsa yang sedang menuju kebangkitan, namun pada kenyataan yang ada sangat jauh dari harapan dari generasi kita dimana saat istilah ini menjadi suatu tumpuan masa depan bangsa, namun pada kenyataan yang ada generasi muda yang ada diindonesia lebih amburadul dan sangat jelah keterbelakang dari bangsa lain

generasi muda yang selama ini diharapkan  kini jatuh dalam arti banyak yang tidak sesuai dengan harapan sebagai contoh , banyakl ditemukan bahwa generasi indonesia hampir  73 % telah mengenal rokok dari usia sekolah dasar, kemudian dari survei walau dari persen yang sedikit terbukti bahwa usia sekolah dasar telah ada murid yang mengenal narkoba.

kemudian pada tingkat sekolah menengah tingkap pertma para siswa telah mengenal sek bebas dan tingkat persentasi terbilang relatif tinggi telah mengenal narkoba. lebih lanjut lagi tingkat perguruan tinggi dimana tingkat pengunaan narkoba persentasi tinggi telah mengunakan narkoba dan sex bebas lebih para lagi tingkat penyadaran akan sebagai mahasiswa yang dapat memberikan contoh terhadap generasi yang lebih muda terbalik dengan melakukan domo yang mengatas nama kan rakyat dan tawuran yang jelas-jelas tidak mengambarkan sorang mahasiswa yang menjadi contoh.

sehingga sebenarnya dimana letak penyadaran diri generasi muda akan arti nasionalisme????

darmanto

tepatnya pukul 00.00 saya seorang mahasiswa mendengar berita dan menyaksikan perdebatan pada sebuah stasiun televisi yang membahas mengenai keterlibatan adam Malik dalam keanggotaan CIA, mungkinkah ini pernah terjadi??? semua masih dalam misteri bagi masyarakat dan para pakar di indonesia ( sejarawan )

berita yang cukup mengejutkan bagi masyarakat tersebut didapat dari buku terbitan gramedia yang dikarang oleh jurnalis luar negeri yang berjudul ” MEMBONGKAR KEGAGALAN CIA : SPIONASE AMATIR SEBUAH NEGARA ADIDAYA”  yang mulai dijual dalam beberapa hari ini ( bulan september 2008 ). buku setebal  858 halaman ini mengikutsertakan adam malik yang pernah menjabat sebagai wakil kepala negara indonesia juga terlibat didalamnya ( issue).

buku yang diramu oleh penulis dari luar negeri ini dikabarkan dengan memperlajari sekitar 50.000 arsip CIA ( dari mana dia memperoleh arsip tersebut menjadi tanda tanya bagi mayarakat ), selain itu keterlibatan Adam Malik yang notebene sebagai seorang yang dikenal memiliki rasa nasionalisme yang tinggi  menjadi suatu tanda tanya besar ?? ada apa dibalik pemberitaan ini ?? padahal seperti yang kita ketahui sejarah dari seorang Adam Malik yang begitu sering keluar masuk penjara sebagai tahanan politikmerupakan suatu yang tidak masuk akal.

padahal sepanjang sejarah Adam Malik yang pernah menjabat sebagi presiden priode 1979-1983 dikenal sebagai kancil kecil yang mengubah persejarahan indonesia

namun dibalik itu kemungkinan seorang Adam Malik membelok kearah tersebut ( menjadi agen CIA ) juga merupakan hal yang memungkinkan hal ini dapat dilihat dari stuasi pada waktu itu dimana hubungan indonesia dengan amirika yang dalam tanda tanya masih dipertanyakan selain itu ketertarikan uang sebesar 10. ribu dolar merupakan suatu  nominal yang mengiurkan.

namun bila pemberitaan itu benar adanya maka ini akan merubah persejarahan indonesia, namun bila pemberitaan tersebut merupakan suatu isapan jempol belaka maka pihak pemerintah indonesia harus bertindak cepat jangan sampai pemberitaan ini bisa memicu situasi yang tidak baik bagi indonesia. selain itu pihak penerbit hendaknya cepat mengklarifikasi pemberitaan yang tertulils dalam karangan buku tersebut.