pendidikan menjadi momok menakutkan

Pendidikan menjadi masalah ketika

Miskin itu menjadi momok dalam masyarakat.

Indonesia, ketika pendidikan menjadi hal yang utama dalam menunjang program pemerintah dan memajukan generasi muda Indonesia.

Namun disaat yang sama masyarakat yang kurang dalam penghasilan harus dihantui dengan tidak mampu membiayai pendidikan anak-anak mereka.mereka kerap dipaksa dengan kasus jual beli bangku yang harga nya mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, begitu juga ketika memulai awal ajaran mereka juga mesti menghadapi begitu besar uang demi memenuhi beragam pungutan yang bertebaran hampir disetiap sekolah.

Begitu juga menjelang ajaran tahun2008/2009  kondisi ini sudah menjadi hal yang lumrah dalam dunia pendidikan Indonesia. Orang tua anak-anak yang tergolong berpendapatan minim selalu mengeluh karena begitu besarnya pungutan terhadap siswa baru  seperti dana sebagai sumbangandemi kelancaran pendidikan yang mencapa jutaan rupiah sementara penghasilan orang tua yang sangat minim bahkan kuranguntuk memenuhi kebutuhan untuk hidup keseharian, bagai mana memikirkan kebutuhanuntuk pendidikan???

Kasus-kasus keseharian sudah cukup mengambarkan keadaan pendidikan dinegeri yang kaya raya akan sumber daya ala mini masih belum berpihak pada   kepada orang miskin.besarnya biaya pendidikan mengharuskan mereka untuk menyingkir dari dunia pendidikan bagi anak-anak merekauntuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang bermutu.

Padahal bila kita lihat begitu banyak generasi muda dari golongan orang yang tidak mampu mempunyai potensikecerdasan yang tinggi. Namun lagi-lagi besarnya  biaya yanmg mesti dikeluarkan untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaan bagi masa depan bangsa mengharuskan mereka dalam dilemma kehidupan yang sangat rumit. Mereka dalam dua pilihan yang tak mungkin mereka temukan jalan keluarnya dimana pilihan antara meneruskan pendidikan anak-anak mereka atau kah mati dalam dalam penghasilan yang minim.

Jika demikian halnya berarti pendidikan di negeri ini hanya berpihak pada orang-orang yang memiliki harta sehingga bagi masyarakat kurang mampu semakin tertutup kesempatan untuk mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan. Inilah bentuk diskriminasipendidikan yang sangat nyata di negeri ini.

Keprihatinan bagi negeri ini ditengah tengah kekayaan harus melupakanj solusi terhadap pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu, bagaimana Indonesia akan memiliki generasi yang memiliki potensi yang tinggi sementara biaya untuk memasuki gerbang pendidikan semakin mencekik penhidupan mereka. Ini lah yang menjadi tanggung jawab pemerintah untuk masa yang akan dating.

by: darmanto ( fakultas hukum UNSRI)

2 responses to “pendidikan menjadi momok menakutkan

  1. memang pendidikan menjadi semakin mahal harganya. padahal wajib belajar 9 tahun (masihkah) sudah lama sekali digalakkan. bagaimana dengan unsri? apakah biaya pendidikan sekarang mahal? salam kenal. Saut

  2. salam blogger”
    terimakasih atas kunjungan anda pada blog saya,🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s