Neraka pun enggan tertawa, namun mengapa daku masih tersenyum ??

lebih, lebih dan lebih..

tapi dimana, dimana, dan dimana

tak tahu, tak tahu aku

mengapa neraka pun enggan menyapa?

disini, disini dan disini

diantara, diantara dan diantara

bisu, bisu dan panas lahar

masih bertengger diantara leveljenjang kehidupan.

nerakapun masih diam dan engga untuk menyapa

dan satu penyesalan yang tak dan dapat di hapus

mengapa, mengapa dan mengapa aku masih tetap tersenyum

by : darmanto

title : ini bukan hendak ku (kamuflase kehidupan )

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s